Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Oktober 2015

PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK

Limbah organik dapat dimanfaatkan tanpa proses daur ulang dan ada yang harus melalui proses daur ulang.
LIMBAH ORGANIK YANG DAPAT DIMANFAATKAN TANPA PROSES DAUR ULANG
Beberapa jenis limbah organik dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa proses daur ulang, Contoh :
Jerami, pohon jagung/daun tebu dan sejenisnya dapat digunakan untuk makanan ternak.
Serbuk gergaji kayu dan sekam (berambut) dapat digunakan untuk bahan bakar.
Limbah pabrik tahu digunakan untuk makanan ternak.
Limbah organik dari restoran dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak.
Pemanfaatan limbah organik secara langsung sangat bermanfaat karena selain dapat mengurangi biaya produksi, juga dapat mengurangi jumlah limbah.

LIMBAH ORGANIK YANG DAPAT DIMANFAATKAN MELALUI PROSES DAUR ULANG
Limbah organik dapat dimanfaatkan melalui proses daur ulang, misalnya dengan dibuat kompos, biogas, bahan aktif dan bahan lain yang lebih bermanfaat.

Komposting
pengomposan selain dapat mengurangi volume sampah sekaligus sebagai usaha mendapatkan bahan-bahan kompos yang digunakan sebagai pupuk. Limbah organik oleh organisme diuraikan menjadi bahan anorganik. Agar pengomposan berjalan dengan baik diperlukan kondisi yang mendukung kerja mikroorganisme, yaitu campuran yang seimbang dari berbagai komponen, suhu, kelembapan udara, dan cukup kandungan oksigen.
Keuntungan sistem pengomposan, antara lain sebagai berikut :
Kompos merupakan jenis pupuk yang ekologis dan tidak merusak lingkungan.
Bahan yang dipakai banyak tersedia (tidak perlu membeli).
Masyarakat dapat membuatnya sendiri (tidak perlu menggunakan peralatan yang mahal).
Unsur hara dalam kompos ini lebih tahan lama jika dibandingkan dengan pupuk buatan.
Biogas
Selain cara tersebut, limbah organik juga dapat dimanfaatkan menjadi bahan lain yang lebih bermanfaat, misalnya sebagai berikut :
Bulu ayam untuk membuat shuttlecock dan alat pembersih (sulak)
Tempurung kelapa dan tulang dapat dimanfaatkan untuk membuat arang aktif.
Sabut kelapa untuk membuat matras.
Kertas untuk campuran membuat kenteng beton.

PEMANFAATAN LIMBAH ANORGANIK
Limbah anorganik dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang. Limbah anorganik tersebut antara lain berupa kaleng aluminium, besi baja, pecahan botol kaca, botol, gelas, ember plastik, dan masih banyak lagi. Semua bahan tersebut dapat dimanfaatkan lagi, akan tetapi harus diolah terlebih dahulu, yaitu dengan proses sanitary landfill, pembakaran (incineration), ataupun penghancuran (pulverisation).
Selain dengan proses daur ulang, ada pula limbah anorganik yang dapat dimanfaatkan secara langsung tanpa proses daur ulang, dan mungkin bisa memiliki nilai jual yang tinggi. Misalnya botol maupun gelas plastik bekas yang dapat dibuat sebagai mainan anak-anak, sebagai tempat untuk menanam tanaman, juga hiasan yang lainnya. Atau limbah tekstil berupa kain perca yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan karya limbah tekstil yang memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Disamping itu, pecahan kaca juga dapat dimanfaatkan untuk hiasan dinding atau lukisan. Dan masih banyak lagi barang-barang bermanfaat yang dihasilkan dari limbah, semuanya tergantung kepada kesadaran dan kreatifitas kita sendiri.

Biogas adalah gas-gas yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar, yang dihasilkan dari sampah organik secara anaerobik. Bahan baku biogas bisa berasal dari kotoran hewan, sisa makanan atau campuran keduanya. Kelebihan dari biogas antara lain sebagai berikut :
Mengurangi jumlah limbah.
Menghemat energi.
Sumber energi yang tidak merusak lingkungan.
Nyala api bahan bakar biogas lebih terang atau bersih.
Residu dari biogas dapat dimanfaatkan untuk pupuk.
Berikut merupakan gambar proses pembuatan biogas dari kotoran sapi.


Kamis, 08 Oktober 2015

Building Team Work


Segala sesuatu yang kita lakukan mempunyai aturan di dalamnya, demikian juga dengan sebuah kerjasama. Kerjasama adalah suatu bentuk perlakuan dari dua orang atau lebih dalam mencapai satu tujuan bersama. Dalam menjalin kerjasama tim, sebelumnya pihak-pihak yang terlibat telah mempunyai peraturan dan kesepakatan bersama.Kerjasama dalam tim atau biasa disebut teamwork juga mempunyai aturan hukum tersendiri, namun berbeda dari hukum lainnya, ketika hukum teamwork tersebut dilanggar tidak akan mendapatkan sanksi, melainkan akan berdampak terhadap tidak lancarnya pelaksanaan kegiatan oleh tim tersebut.
Sebagai sesama anggota sebuah tim, kita harus bekerjasama dengan anggota lain. Untuk mencapai tujuan bersama, aturan hukum teamwork perlu dipatuhi secara bersama. Beberapa hukum mutlak yang harus dipenuhi dalam menciptakan suatu kerjasama tim yang baik.
Hukum Nilai Penting (Nilai Kerjasama)
Sebenarnya kerjasama merupakan kunci awal dalam merintis prestasi yang besar, khususnya dalam sebuah perusahaan. Namun apakah para anggota memahami bahwa tim yang dibentuk memiliki nilai penting. Oleh karena itu sikap yang seharusnya dimiliki oleh anggota tim adalah bisa diandalkan dalam mengemban tugas-tugas dan memilki etos kerjasama yang baik dengan anggota lain dalam tim tersebut.
Hukum kondisi keseluruhan
Dalam kenyataan hidup, seseorang lebih memperjuangkan haknya dari pada menunaikan tanggung jawabnya, sehingga melupakan kondisi keseluruhannya. Namun berbeda dengan sebuah tim dalam perusahaan ,sekumpulan orang bukanlah alat untuk mencapai keuntungan pribadi tetapi suatu kelompok yang memiliki tujuan bersama, sehingga hasil dari kerjasama tim tersebut dirasakan pula bagi semua anggota tim. Perusahaan dalam membentuk sebuah tim yang baik harus terus memotivasi anggota-anggotanya agar kinerja dari tim tersebut dapat dirasakan manfaatnya.
Hukum tempat yang tepat
Keberhasilan suatu tim tidak hanya terwujud dari orang-orang yang berbakat. Jika orang-orang berbakat tersebut salah dalam penempatannya, maka keahlian yang mereka miliki tidak tersalurkan dengan baik. Oleh karena itu, perusahaan harus memahami bakat yang dimiliki anggotanya agar kelebihan tersebut dapat bermanfaat dan dapat memberikan nilai tambahpada tim tersebut.
Hukum Gunung Everest
Teamwork dibentuk dengan tujuan memudahkan pekerjaan terselesaikan. Ketika salah satu anggota menghadapi tantangan yang lebih sulit, maka orang tersebut harus mengandalkan timnya. Tantangan yang dihadapi satu orang terasa lebih berat dibandingkan dihadapi banyak orang, pentingnya kerjasama dalam tim mempermudah dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Semakin bertambahnya kesulitan yang dialami suatu tim harusnya membuat kerjasama tim tersebut semakin meningkat.
Hukum mata rantai
Kekuatan sebuah tim ditentukan oleh ikatan atau mata rantai yang paling lemah. Anggota tim yang memiliki kemampuan berbeda dari rekan lainnyaterkadang tidak mampu menerima tanggung jawab atas pekerjaannya. Oleh karena itu tim yang baik seharusnya tidak menutupi kelemahan anggota tersebut, tetapi sebaiknya anggota yang memiliki kelebihan bersedia membantu rekannya saat mengalami kesulitan. Semakin sering ditutupi pada akhirnya mata rantai yang lemah tersebut akan terlihat dan menimbulkan dampak yang cukup buruk terhadak kemajuan tim.
Beberapa hukum mutlak dalam membangun kerjasama tim memegang peranan yang penting dalam mewujudkan tujuan perusahaan. Jika salah satu hukum tersebut diabaikan akan berdampak terhadap kinerja perusahaan.Tim yang baik merupakan tim yang memegang teguh prinsip kerjasama, kesadaran yang tumbuh dari anggota atas pentingnya kerjasama memberikan sikap tanggung jawab yang tinggi bagi setiap anggota terhadap pekerjaan yang dilakukan. Adanya rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut membawa dampak positif terhadap hasil kerja tim, sehingga manfaat dari hasil tersebut dapat membangun perkembangan perusahaan ke arah yang lebih maju.

Kamis, 24 September 2015

Mengetahui konsentrasi pH tanah

Tips Untuk mengetahui kadar pH tanah pertanian kita ada beberapa cara yang biasa digunakan yaitu dengan alat kertas lakmos dan pH meter, namun dikalangan petani tradisional hal itu mungkin sulit untuk mendapatkan alat tersebut, namun kedua alat itulah yang termasuk alat yang akurat untuk mengetahui keadaan pH tanah.

Tapi ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk petani  dalam mengetahui kadar pH tanah yaitu sbb :

Langkah pertama siapkan 1 rimpang kunyit, kemudian kunyit tersebut dipatahkan atau dipotong menjadi dua, lalu benamkan kunyit tersebut kedalam tanah yang akan kita ukur pHnya, setelah 30-40 menit kunyit tadi kita ambil dan lihat hasilnya.
Lihat potongan kunyit yang berwarna kuning tadinya, apabila warna potongan kunyit tidak berubah (tetap seperti semula) maka keadaan pH tanah Netral, dan jika warna potongan kunyit berubah menjadi biru maka tanah tersebut Basa, namun bila warna potongan kunyit memudar maka tanah tersebut Asam.
Disarikan dari : bpk-haurgading
Sumber                : tipspetani.blogspot.co.id              

Sanitasi limbah, Manfaatkan Air Cucian Beras. Jangan Dibuang !!!


Sebelum menanak nasi, beras wajib di cuci terlebih dahulu dengan air bersih. Tujuan pencucian beras ini adalah untuk membersihkan beras seperti dari kulit yang terbawa, sisa gabah, serangga kecil pemakan beras, butiran kerikil yang terlihat atau kotoran lainnya.

Setelah selesai mencuci beras, pada umumnya air hasil pencucian beras dibuang begitu saja karena air tersebut dianggap kotor akibat air cucian beras terlihat putih keruh dan membawa partikel halus yang menempel di butiran beras.

Air cucian beras sebenarnya sangat bermanfaat untuk tanaman. Air cucian beras memiliki kandungan nutrisi yang berlimpah, yang dapat berfungsi sebagai pengendali organisme pengganggu tanaman yang ramah lingkungan serta banyak dijumpai di lingkungan sekitar.

Kandungan nutrisi yang ada pada air cucian beras di antaranya adalah karbohidrat berupa pati (85-90 persen), protein glutein, selulosa, hemiselulosa, gula dan vitamin yang tinggi. Selain itu, formulasi air cucian beras merupakan media alternatif pembawa P. fluorescens yang berperan dalam pengendalian patogen penyebab penyakit karat dan pemicu pertumbuhan tanaman (Yayu, 2011).

Bakteri Pseudomonas fluorescens adalah Bakteri P. fluorescens yang mampu mengklon dan beradaptasi dengan baik pada akar tanaman serta mampu untuk mensintesis metabolit yang mampu menghambat pertumbuhan dan aktivitas patogen atau memicu ketahanan sistemik dari tanaman terhadap penyakit tanaman.

Oleh karena itu, maka air cucian beras hendaknya jangan dibuang. Manfaatkan air beras untuk menyuburkan tanaman, cara memanfaatkannya adalah sebagai berikut:

1. Setelah mencuci beras, tampung air cucian beras

2. Diamkan 1-2 menit

3. Manfaatkan botol air minum bekas sebagai media penampung air cucian beras (reduce & recycle)

4. Siramkan air cucian tersebut ke tanah pekarangan ataupun pot tanaman.

Ingat: Air cucian beras "hanya" disiramkan ke tanah, jangan terkena daun. Apabila terkena daun sering mengakibatkan permukaan daun terbentuk bercak-bercak putih yang dapat mengurangi kecantikan tanaman.

Sabtu, 01 Agustus 2015

Tips Meningkatkan Kecerdasan Logika


 berpikir logis adalah sesuatu yang alami, seperti halnya bernafas, berjalan, melihat, makan, dan merasakan. Semuanya berkaitan dengan otak, demikian juga dengan proses berpikir logis. Kita menggunakan nalar sepanjang waktu. Proses ini sedemikian alami sehingga kita tidak pernah memperhatikannya. Itulah mengapa kita sering merasa sangat tidak logis. Dan jika perhatian kita tidak tertuju padanya, kita jarang menyadari saat-saat dimana kita menggunakan logika secara alami.
Anda menerapkan proses berpikir logis untuk menyelesaikan masalah setiap kali anda memutuskan untuk melakukan sesuatu dan tidak melakukan yang lainnya. Misalnya saat anda memutuskan untuk memasukkan stapler ke laci meja paling atas, bukan paling bawah, karena anda sering menggunakan benda tersebut.
Juga saat anda memutuskan untuk mengakhiri hubungan anda dengan seseorang karena setelah dua tahun, orang tersebut masih juga belum tertarik untuk memberikan komitmennya.
Saat anda memutuskan berkompromi dengan dua saudara anda dalam membagi warisan ibu, untuk menghindari hal-hal yang hanya akan menimbulkan sakit hati dan kebencian. Dan juga saat anda memutuskan untuk memasak kentang lebih dulu karena kentang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam memasaknya dibandingkan steak.

                                        Prinsip-prinsip Cara Berpikir

1. Selalu konstruktif
Banyak orang seringkali terjerembab ke dalam kebiasaan berpikir negatif. Mereka senang membuktikan kesalahan orang lain. Mereka cukup puas dengan hanya bersikap kritis. Mereka tidak memiliki aspek berpikir yang konstruktif dan keinginan untuk memunculkan sesuatu yang baru. Kita seharusnya mendorong cara berpikir konstruktif di atas cara berpikir kritis.
2. Berpikirlah perlahan dan cobalah untuk membuat semuanya sesederhana mungkin
Kecuali untuk beberapa kasus darurat, tidak ada manfaatnya berpikir dengan cepat. Sejumlah pemikiran bisa dilakukan dalam waktu yang singkat bahkan jika kita berpikir secara perlahan-lahan. Cobalah membuat semuanya menjadi sederhana. Tidak ada manfaat yang bisa dibuat dari sesuatu yang rumit (kecuali untuk membuat orang lain terkesan). Selalu ajukan pertanyaan: Adakah cara yang lebih mudah untuk melihat hal ini?
3. Lepaskan ego Anda dari cara berpikir Anda dan mampu mundur sejenak untuk melihat apa hasil cara berpikir Anda tersebut
Rintangan terbesar untuk bisa berpikir dengan baik adalah keterlibatan ego: “Aku pasti benar.” “Ideku pastilah yang paling baik.” Anda harus mampu mundur sejenak untuk melihat apa yang sedang terjadi di dalam pikiran Anda. Seperti Anda bisa melihat kemampuan Anda dalam bermain tenis secara objektif, Anda juga seharusnya mampu bersikap objektif terhadap cara berpikir Anda. Itulah cara mengembangkan keterampilan.
4. Pada saat ini, apa yang sedang kucoba lakukan? Apakah fokus dan tujuan dari pikiran ini?
Sekarang, apakah yang menjadi pusat perhatian cara berpikirku? Apakah yang sedang coba kuraih? Alat atau metode apakah yang sedang aku gunakan? Tanpa memiliki fokus dan tujuan ini, cara berpikir hanyalah mengambang begitu saja dari waktu ke waktu, dari satu titik ke titik lain. Cara berpikir yang efektif memerlukan fokus dan tujuan.
5. Mampu “berganti gigi” dalam cara berpikir Anda. Tahu kapan menggunakan logika, kapan menggunakan kreativitas, kapan mencari informasi
Dalam mengemudikan mobil, Anda akan memilih gigi yang sesuai. Dalam bermain golf, Anda akan memilih tongkat pemukul yang tepat. Dalam memasak, Anda akan memilih panci yang cocok. Berpikir kreatif berbeda dengan berpikir logis dan dengan mencari informasi. Seorang pemikir yang terampil harus memiliki keterampilan dalam semua jenis cara berpikir yang berbeda. Tidak cukup hanya menjadi orang yang kreatif atau kritis. Anda juga harus tahu kapan dan bagaimana menggunakan berbagai jenis cara berpikir yang berbeda-beda itu.
6. Apakah hasil dari cara berpikirku ini – mengapa aku meyakini bahwa hal ini akan berhasil?
Kalau Anda tidak bisa menjelaskan dengan gamblang hasil akhir cara berpikir Anda, maka Anda telah membuang waktu Anda. Jikalau Anda telah memiliki sebuah simpulan, putusan, solusi, rancangan, dan sebagainya, seharusnya Anda mampu menjelaskan mengapa Anda pikir hal itu akan berhasil. Pada titik ini, bagaimana Anda sampai pada simpulan itu tidak menjadi masalah. Jelaskan kepada diri Anda sendiri – sebagaimana Anda akan menjelaskannya kepada orang lain – mengapa Anda pikir hasilnya akan berfungsi dengan baik. Apabila hasilnya itu berupa definisi yang perlu diekslorasi lagi, masalah baru, atau cara pandang yang lebih baik, Anda harus mengatakan rencana Anda selanjutnya.
7. Berbagai perasaan dan emosi adalah bagian penting cara berpikir, tetapi tempatkan pada tahap setelah eksplorasi dan bukan sebelumnya
Kita seringkali diberitahu bahwa berbagai perasaan dan emosi harus dijauhkan ketika berpikir. Ini mungkin memang benar untuk matematika dan ilmu pengetahuan, tetapi saat berhubungan dengan manusia, berbagai perasaan dan emosi menjadi bagian penting cara berpikir kita. Namun, perasaan dan emosi itu harus diletakkan di tempat yang tepat. Jika berbagai perasaan digunakan pada awal berpikir, persepsi akan terbatas dan pemilihan tindakan mungkin tidak akan leluasa. Ketika eksplorasi dilakukan pada awal dan saat berbagai alternatif telah ditelaah, giliran berbagai perasaan dan emosi digunakan untuk menentukan pilihan terakhir.
8. Selalu mencoba untuk mencari berbagai alternatif, persepsi, dan ide baru
Setiap waktu, seorang pemikir terampil akan mencoba menemukan berbagai alternatif: penjelasan, interpretasi, kemungkinan tindakan yang diambil, pendekatan yang berbeda, dan sebagainya. Saat seseorang menyatakan bahwa “hanya ada dua alternatif”, maka sang pemikir terampil akan segera mencari alternatif lainnya. Saat sebuah penjelasan diberikan sebagai satu-satunya alternatif, maka sang pemikir terampil mencoba memikirkan penjelasan yang lain. Hal ini sama dengan pencarian berbagai ide dan persepsi yang baru. Tanyakan, apakah ini satu-satunya cara untuk memandang masalah ini?
9. Mampu bergerak bolak-balik antara berpikir garis besar dan berpikir terperinci
Untuk menerapkan ide apa pun yang kita miliki, kita harus berpikir dalam berbagai hal terperinci yang terbaru. Jadi, pada akhirnya kita harus spesifik. Akan tetapi, kemampuan memikirkan secara garis besar (konsep, fungsi, tingkatan abstrak) adalah karakteristik kunci seorang pemikir terampil. Inilah cara kita memunculkan berbagai alternatif. Inilah cara kita bergerak dari satu ide ke ide lainnya. Inilah cara kita menghubungkan berbagai ide yang kita miliki. Apakah garis besarnya di sini? Bagaimana kita bisa menjalankan cara berpikir garis besar ini?
10. Apakah ini masalah “mungkin” atau “pasti”? Logika sama bermanfaatnya seperti persepsi dan informasi yang mendasari masalah tersebut.
Ini adalah prinsip kunci karena ia berhubungan dengan kebenaran dan logika. Jika sesuatu ditanyakan sebagai kebenaran, maka pernyataan itu “harus” demikian. Saat dinyatakan bahwa sebuah simpulan “harus bisa diruntut” dari yang telah terjadi sebelumnya, ada juga tuntutan kepada “kepastian”. Apabila kita bisa menentang hal ini dan menunjukkan bahwa hal itu hanyalah sebuah “kemungkinan”, maka simpulan itu masih akan memiliki nilai, cuma bukan lagi sebagai nilai dogmatis dari sebuah kebenaran dan logika. Bahkan apabila logika itu tidak memiliki kesalahan, maka simpulannya akan hanya cocok dengan persepsi dan informasi yang menjadi dasar logika tersebut. Jadi, kita harus melihat dasarnya. Dalam berbagai permainan dan sistem kepercayaan, kita membuat semuanya menjadi sebuah kebenaran sehingga semuanya memang akan benar dalam konteks itu. dalam kehidupan sehari-hari, kita harus selalu membedakan antara apa yang “mungkin” dan “pasti”. Kita juga perlu memeriksa sebuah kenyataan yang diajukan.
11. Cara pandang yang berbeda bisa saja benar berdasarkan persepsi yang berbeda
Saat adanya cara pandang yang berbeda, kita cenderung merasa bahwa hanya ada satu cara pandang yang benar. Seandainya Anda meyakini bahwa Anda memang benar, maka Anda akan berusaha menunjukkan bahwa cara pandang yang lain itu salah. Akan tetapi, cara pandang yang berbeda mungkin saja “benar”. Sebuah cara pandang yang berbeda mungkin benar dan logis berdasarkan persepsi yang berbeda dengan persepsi Anda. Persepsi ini mungkin meliputi berbagai informasi, pengalaman, nilai, dan cara pandang yang berbeda atas dunia ini. Dalam menyelesaikan argumentasi dan ketidaksepahaman, kita harus menyadari perbedaan persepsi yang digunakan oleh beberapa pihak. Kita harus menyajikan hal ini di hadapan beberapa belah pihak, lalu membandingkannya.
12. Semua tindakan memiliki konsekuensi dan akibat terhadap nilai, orang-orang, dan dunia di sekeliling kita
Tidak semua hasil berpikir akan berakhir dalam tindakan. Bahkan saat hasil berpikir tidak menghasilkan tindakan, tindakan ini mungkin diletakkan dalam sebuah konteks spesifik, seperti dalam matematika, eksperimen ilmiah, atau permainan yang dilakukan. Pada umumnya, cara berpikir yang berujung pada rencana tindakan, penyelesaian masalah, rancangan, pilihan atau putusan, akan diikuti oleh tindakan. Tindakan ini punya konsekuensi yang akan datang. Tindakan ini akan memiliki akibat yang dirasakan dunia sekitar. Dunia ini akan meliputi berbagai nilai dan orang lain. Tindakan ini tidak terjadi dalam kekosongan. Dunia kini adalah tempat yang penuh sesak. Orang lain dan lingkungan akan selalu terkena dampak dari berbagai putusan dan inisiatif yang dibuat.

Posisi Duduk yang Aman di Pesawat


Kecelakaan merupakan sebuah takdir yang tak dapat kita elakkan. Bagaimanapun kita sudah berusaha, dengan mengerahkan segala daya upaya, tetapi bila Tuhan mengatakan lain, maka kita sebagai hambanya yang lemah, sangat tidak berdaya. Demikian halnya dengan kecelakaan. Hal ini dapat menimpa siapa saja, dimana saja, bahkan tanpa kita sadari. Salah satunya adalah kecelakaan pesawat terbang.

Mungkin Anda masih ingat, kecelakan pada pesawat Adam Air Penerbangan KI-574 jurusan Surabaya-Manado, yang sebelum transit di Surabaya berasal dari Jakarta, yang hilang dalam penerbangan. Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 96 penumpang dan 6 awak pesawat dan merupakan jumlah korban tewas terbesar dalam sejarah Boeing 737-400. Penyebab kecelakaan seperti yang diumumkan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) adalah cuaca buruk, kerusakan pada alat bantu navigasi Inertial Reference System (IRS) dan kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat.

Ketika kita berpikir tentang kecelakaan pesawat, yang kita pikirkan hanyalah sebuah bencana, sebuah pesawat jatuh dari langit. Namun sebagian besar dari kecelakaan yang melibatkan pesawat juga melibatkan kemungkinan yang lain: “selamat”. Kecelakaan pesawat terbang dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya pendaratan keras, lepas landas yang buruk, tabrakan di landasan pacu, kehilangan kontrol, kerusakan mesin dan penyebab lainnya.


Tetapi tahukan Anda bahwa dalam kecelakaan fatal pada pesawat terbang, 56 persen penumpangnya  dapat survive. Dari penelitian yang dilakukan terhadap kecelakan dan keselamatan penerbangan, diperoleh fakta bahwa hal tersebut tergantung pada di mana Anda duduk. Mengapa? Karena kebanyakan orang yang meninggal dalam kecelakaan tidak tewas oleh karena dampak kecelakaan;  bukan juga karena menghirup asap beracun segera segera setelah terjadinya kecelakaan. Lantas apa penyebabnya?

Dua faktor penyebab selamat adalah terhindar dari dampak serius kecelakaan, dan dapat keluar cepat dari pesawat.  Jadi, duduk di tengah pesawat bukan taruhan yang sangat baik, karena pada banyak pesawat, itu berarti Anda sedang duduk di atas tangki bahan bakar. Dan jika tank mengalami retak atau bocor, maka bahan bakar dapat menguap dan dengan cepat meledak.

Sebuah pedoman umum yang dipercaya mengatakan bahwa, “kesempatan Anda untuk selamat lebih besar, jika Anda duduk dekat pintu darurat di dekat bagian belakang pesawat”. Ada dua alasan mengapa? Pertama, duduk di dekat pintu darurat berarti Anda bisa keluar lebih cepat, tanpa harus memanjat siapa pun. Kedua, berada di belakang pesawat menempatkan Anda paling jauh dari mesin pesawat. Percayalah, belum ada data statistik yang mengkonfirmasi bahwa posisi suatu kursi lebih aman daripada yang lain, jadi rekomendasi ini lebih didasarkan pada analisis dan pengalaman pribadi.

MSB kutip dari The Men’sHealt, Januari 2010 mengatakan, “Setiap pesawat memiliki desain dan karakteristik yang berbeda, tentu saja, tapi beberapa kursi memiliki posisi yang jelas lebih aman (dan dalam banyak kasus, lebih nyaman). Berikut adalah ikhtisar singkatnya:

Pesawat Tipe: 757
No tempat duduk aman : Kursi 10A dan 10F. Meskipun posisinya adalah hanya pada jendela, tetapi tidak ada kursi dengan nomor 9A dan 9F yang menghalangi, dan pintu keluar hanya beberapa centi di depan Anda. Contoh gambar berikut adah 757-200.